komposisi Photography
Apa Itu Komposisi Foto?
Komposisi merupakan kesatuan yang harmonis dari elemen-elemen pendukung foto dengan meletakkan komposisi tepat pada tempatnya sehingga pas dan enak untuk dilihat.
Komposisi fotografi – seperti halnya komposisi dalam bidang seni apapun – adalah ibarat selera akan makanan, semua kembali ke preferensi masing-masing.
Jadi sebenarnya tidak ada aturan baku dalam teknik komposisi pada bidang fotografi. Bahkan Steve McCury mengatakan, untuk mendapatkan sesuatu yang kreatif, aturan yang ada malah harus dilanggar.
Namun begitu, ada beberapa panduan yang bisa kamu pelajari untuk memperbaiki komposisi foto kamu agar foto terlihat lebih menarik dan kreatif.
Teknik komposisi foto ini telah digunakan dalam dunia seni mungkin sejak ribuan tahun yang lalu. Para pekerja seni ini tampaknya benar-benar mampu membantu kita mencapai kompsisi yang lebih menarik.
8 Teknik Komposisi Foto untuk Meningkatkan Skill Fotografi
1. Komposisi Foto Rule of Third
Rule of Third merupakan salah satu komposisi foto paling mendasar dan wajib diketahui oleh fotografer.
Kamu cukup membagi bidang foto menjadi 9 kotak yang sama besar dan meletakkan POI (point of interest) pada titik atau garis pada bidang yang terbagi menjadi 3 x 3 tersebut.
Interesting point (IP) ada 4 titik, sementara Interesting Lines terdiri dari 2 garis horizontal dan 2 garis vertikal.
Point of Interest yang diletakkan pada keempat titik atau garis di atas bisa berupa objek atau bagian mata dari objek foto kamu.
Banyak kamera digital saat ini yang telah memberikan fitur rules of third (grid) ini, baik pada layar mode live view ataupun pada view finder-nya.
2. Komposisi Foto Simetris (Centred Composition)
Komposisi foto ini meletakkan objek dan membagi bidang foto sama rata kanan dan kiri sehingga terlihat simetris.
3. Komposisi Foto Repetition dan Pattern
Secara naluriah, manusia sangat tertarik dengan pattern atau pola yang harmonis. Inilah mengapa foto dengan komposisi berpola atau perulangan bisa menjadi sebuah karya foto yang bagus.
Sebuah pola (pattern) dan perulangan (repetition) bisa didapatkan dengan pemilihan angle foto yang tepat serta pemilihan jarak antara lensa dengan objek sedemikian rupa.

Lahan dengan tanaman hijau dengan pola perulangan membuat foto jadi terlihat sangat menarik.

Pola perulangan (repetition) pada orang di atas membuat foto menjadi menarik.
4. Komposisi Foto Perspektif
Perspektif adalah teknik pengambilan gambar dengan memanfaatkan efek jauh dekat yang dihasilkan oleh lensa sehingga menimbulkan suatu dimensi yang sangat menawan.
Prinsip dalam komposisi Perspektif adalah memanfaatkan efek proporsi dan dimensi yang ditimbulkan untuk memperkuat dan mengarahkan mata kita ke POI atau menampilkan perspektif yang berdiri sendiri sebagai bentuk keindahan komposisi.
Hal ini bisa kamu peroleh dengan pengaturan angle dan jarak yang tepat sehingga bisa mendapatkan foto yang berdimensi.

tapi hati-hati, jika keliru bisa membuat foto kamu jadi kurang enak dilihat.
5. Komposisi Foto Frame in Frame
Dengan teknik frame in frame, kita sedang membuat sebuah komposisi foto dengan mengarahkan atau menuntun mata untuk memperhatikan apa yang ada didalam sebuah “frame” dengan mengesampingkan apa yang ada di luar “frame”.
Frame disini bukanlah sebuah frame foto dalam bentuk fisik, tapi kamu mencari objek yang bisa dijadikan “frame” baik berbentuk garis nyata ataupun maya.
Carilah elemen seperti jendela, pintu, koridor, spion, pilar gedung, lengkungan atau objek apapun yang umumnya berbentuk geometris tertutup untuk membingkai POI kamu.
Seorang wanita di Afganistan yang menjadi POI diframing secara tidak tegas oleh dua buah pintu yang mengapitnya.
6. Komposisi Foto Leading Lines
Salah satu komposisi foto yang sangat menarik menurut saya adalah Leading Lines. Line atau garis disini bisa berbentuk maya atau nyata yang menuntun kita ke objek yang menjadi POI atau garis itu sendiri yang menjadi POI dalam foto kamu.
Cari objek seperti jalan, dinding, jembatan atau apapun yang bisa membentuk sebuah garis maya dan mengarahkan mata ke objek sebenarnya (POI).

Tali yang membentuk garis menjadi POI-nya sendiri yang mengarahkan mata ke pusat simpul tali.
7. Komposisi Foto Negative Space
Komposisi Negative Space merupakan salah satu komposisi kreatif yang membiarkan banyak ruang kosong atau negative space pada foto.
Ruang kosong disini bisa berupa langit, hamparan padang pasir yang luas, padang rumput atau apapun yang bisa memberikan “ruang kosong” pada foto.
Dengan memberikan ruang kosong yang tepat, foto kamu bisa terlihat sangat menarik dan kreatif.
8. Komposisi Foto Penuhi Frame (Fill the Frame)
Sesuai namanya, untuk mendapatkan teknik komposisi ini, penuhi frame foto kamu dengan objek.
Mendekatlah ke objek dan ambil dari sudut tertentu untuk mendapatkan foto yang kreatif dan menarik.





Komentar
Posting Komentar